Token Bucket
~ Token Bucket ~
Kurang lebih sama dengan Burst fitur ini juga digunakan untuk meminjamkan bandwith tambahan kepada client, peminjaman bandwith diterapkan dengan konsep token dan ember
Jika pada simple queue dapat dikonfigurasi pada tab advanced
Dengan mengkonfigurasi bucket size, maka bisa didapat Kapasitas Bucket (Max Limit * Bucket Size) yaitu total token dapat ditampung
Konsepnya client dapat menggunakan bandwith lebih dari max limit jika token masih ada, jika tidak maka bandwith akan dikembalikan ke max limit, jadi token ini akan dikurangi pada setiap paket yang lewat dari client dan token bisa saja habis, token akan diisi ulang apabila client menggunakan bandwith dibawah max limit
Contoh, lakukan pengubahan pada rule Client1 sebelumnya, hapus burst konfigurasi, isi bucket size menjadi 10
Sama dengan Burst untuk bisa berjalan maka Bandwith tambahan diatas max limit
kecepatan normal
Setelah konfigurasi token bucket diterapkan
Tetap saja karena bandwith total yang dipunya tidak banyak, kurang lebih sama dengan Burst, tapi pinjaman bandwith ini akan terjadi lumayan lama karena tokennya yang banyak sedangkan bandwith maksimal yang dapat digunakan adalah 10M
Perbedaan Burst dengan Token Bucket ini adalah jika burst ada max limit nya sedangakan Token Bucket tidak ada, cuma tetap bergantung pada bandwith yang kita punya, dan juga Token Bucket lebih ramah resource router
Ok itu saja catatan di hari ini, mohon maaf atas segala kekurangannya, semoga artikel ini bermanfaat 🙂
Komentar
Posting Komentar