Membuat NAS di STB OpenWrt dengan Samba4

Membuat NAS OpenWrt Samba 4 – Salah satu keunggulan dari STB adalah memiliki port USB dan jika kita install openwrt kedalam STB maka port USB tersebut bisa kita jadikan sebagai storage yang bisa kita manfaatkan sebagai NAS dengan menambahkan hardisk sebagai penyimpanannya, memanfaatkan samba4

  • STB Openwrt
  • firmware yang saya gunakan ( download disini )
  • Hardisk ( saya pernah mencoba sampai 2TB ) disarankan berformat NTFS untuk partisinya
  • Kabel LAN

pertama format hardisk mejadi NTFS , dan terserah kalian mau membaginya menjadi berapa partisi tetapi disini saya hanya menggunnakan satu partisi saja dan menamai hardisknya menjadi server

setelah itu nyalakan stb dan sambungkan dengan kabel LAN ke komputer dan masukkan hardisk ke salah satu USB nya. buka browser dan ketikkan 192.168.1.1 username : root password : root

didalam firmware ini sudah saya modif dengan menginstalasi samba dan beberapa package yang kita butuhka di openwrt untuk membua NAS. lankah pertama kita cek dulu apakah hardisk kita sudah terbaca didalam STB. buka System > Disk Man . jika di disk terlihat storage dengan kapasitas hardisk kita maka sudah terbaca

langkah berikutnya adalah melakukan mounting agar hardisk tetap terbaca secara otomatis meskipun STB mengalami Reboot langkahnya dengan memastikan parisi hardisk kita berada di dev/sda berapa . caranya tinggal di Disk Man di bagian Mount Point kita lihat kapasitas partisi hardisk kita berada di dev/sda1

berikutnya kita akan memonting dan mengaktifkan konfigurasi sambanya dengan memasukkan skrip dibawah ini di configurasi firewallnya.

buka NAS pilih Tiny File Manager pergi ke folder etc > config > firewall . Lakukan edit dan copykan skrip dibawah ini ke paling bawah firewall dan klik save

config rule option src 'lan' option proto 'udp' option dest_port '137-138' option target 'ACCEPT' config rule option src 'lan' option proto 'tcp' option dest_port '139' option target 'ACCEPT' config rule option src 'lan' option proto 'tcp' option dest_port '445' option target 'ACCEPT'
berikutnya kita akan membuat folder tempat kita menyimpan file , folder ini saya namai sesuai partisi hardisk yang sudah saya buat yaitu server.

pergi ke Tiny File Manager pilih foder www dan tambahkan folder dengan nama server
setelah folde dibuat langkah berikutnya adalah memasukkan skrip auto mount kedalam contrab agar ketika STB reboot hardisk kita termonting secara otomatis

caranya pegi ke Tiny File Manager masuk ke folder etc > rc.local lalu klik edit . kemudian masukkan skripnya sebelum tombol exit dan klik save

sleep 1 ntfs-3g /dev/sda1 /www/server -o rw,lazytime,noatime,big_writes smbd -D nmbd -D

pastikan skrip tadi sudah benar-benar terpasang di contrab dengan pergi ke System > Startup skrol kebagian bawah maka akan ada Local start up dengan skrip yang sudah kita edit tadi

kemudian reboot STB dengan pergi ke Sytem > Reboot

tunggu sampai STB Restart setalah restart maka hardisk kita sudah termounting di STB . Sytem > Mount Points dan dipaling bawah hardisk kita sudah termounting di /www/server. berikutnya kita tinggal mengatur sambanya .

pergi ke NAS > Network Shares . centang Enable Mac OS jika ada perangkat apple yang ingin tersambung , dan isi sebagai berikut lalu save& apply

setelah selesai kita tinggal start sambanya melalu terminal

pergi ke System > TTYD login kan username & password . lalu masukkan perintah berikut

/etc/init.d/samba4 enable /etc/init.d/samba4 start

setalah itu reboot STB nya dan ketika aktif kita sudah bisa mengakses hardisk yang tertancap di STB melalui jaringan LAN kita dengan mengetiikan \\ip router disisni karena ipnya adalah 192.168.1.1 maka kita bisa mengaksesnya dengan \\192.168.1.1 di network pada windows


jika kita ingin meletakkan STB pada jaringan lokal kita maka kita harus menggunakan mode bridge dan merubah ip address STB menjadi satu segment dengan IP address router kita. Demikian cara membuat Nas Openwrt Samba 4

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa itu STB OPENWRT

Layer7 Protocol SpeedTest untuk MikroTik

TES